3 Babak Ramadan

Jika diibaratkan perjalanan, ada 3 kondisi dengan 3 bekal penting yang harus disiapkan oleh seorang anak adam di bulan Ramadan

Di babak awal, seseorang paling membutuhkan semangat dan kemauan‎

Karena kemauan dan semangat yang mendorong setiap jiwa untuk melangkah, merealisasikan perubahan. Bukankah langkah pertama adalah langkah terberat dalam sebuah perjalanan?

Di babak pertengahan, seseorang paling membutuhkan keteguhan

Karena dengan keteguhan, ia akan mampu untuk konsisten melangkah bahkan mempercepat setiap langkahnya. Bukankah kejemuan dan rasa lelah adalah keniscayaan?

Di babak terakhir, seseorang paling membutuhkan pengorbanan

Karena dengan pengorbanan, seseorang baru bisa mendapatkan setiap perkara yang memiliki nilai dan harga. Bukankah suatu hal disebut berharga karena ia memiliki harga? ‎

Dan itu semua hanya akan terwujud dengan pertolongan Allah. Bapaknya ahli tafsir, Imam Atthobari, menafsirkan ayat:

‘Iyyaka na’budu’ adalah tujuan. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan ‘iyyaka nasta’in’ adalah sarana/cara/jembatanya. Hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan.

Artinya, kita tidak bisa beribadah kecuali dengan pertolongan Allah

Semoga Allah menanamkan semangat pada diri kita, menjaga keteguhan hati kita, dan menguatkan jiwaraga kita di babak penghabisan di akhir ramadan kelak. Aamiin

Depok, 1 Ramadan 1437 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s