Jadi Peka

Setiap orang tua punya caranya dalam menegur, menolak, atau melarang putranya

Ada yang berkata ‘jangan’, ada yg ‘tidak’, ada yang memutar pilihan ‘apa gak lebih baik..’.. ada pula yang sebatas ‘ooh, ya nak’ dengan tersenyum teduh, penuh kearifan

Ramadan, saatnya menjadi lebih peka. Menyadari pesan di tiap inci kehidupan.

Saatnya menjadi peka. Memaknai setiap tanda, membaca pesan yang diukir tanpa kata

Tapi tetep fokus ya. Jangan modus, jangan juga kerdus :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s