Sungkan

Bismillahirrohmaanirrohiim

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, atas izin dan karunia-Nyalah saya masih bisa menulis dan kita masih bisa membaca. Shalawat serta salam selalu tercurah bagi Rasul-Nya, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. ‘amma badu

Ya, kali ini gue mau curhat sedikit tentang dilema atau perasaan aneh yang gue rasain. Gue? Ya, mungkin ini kali pertama gue menulis dengan kosa kata gue. Ini termasuk bagian dari cerita yang gue alami akhir-akhir ini.

Masih tentang kosa kata gue. Gak dipungkiri, ini (kosakata gue) termasuk efek samping yang gue rasakan selama gue kuliah. Alhamdulillah, gue seorang mahasiswa yang berkuliah di salah satu universitas di Depok. Universitas Indonesia (UI) namanya. Gue mahasiswa fakultas ekonomi departemen manajemen disana. Di FE (Fakultas Ekonomi) UI, kosakata yang digunakan adalah lo gue. Jadi memang harus terbiasa menggunakannya. Meskipun, saya pribadi masih sering menggunakan aku-kamu karena saya lebih nyaman dengan aku-kamu. Baiklah, karena saya lebih nyaman aku kamu, kita tinggalkan lo gue disini.

….. oke, itu tadi intermezo. sekarang masuk pada isinya.

Saat ini, di FE sedang mendekati masa ujian. In fact, besok adalah hari pertama di jadwal UAS kami. Disini, belajar bersama merupakan solusi terbaik untuk mengejar ketertinggalan atau mencari pencerahan atas materi yang belum kami pahami. Tapi, saat inilah perasaan aneh itu menghampiri.

Alhamdulillah, saya merasa dihargai ketika sebagian teman sekelas mengajak saya belajar bersama. Mereka meminta agar kita membuat belajar kelompok. Uniknya, beberapa kali saya yang diminta menjadi pihak yang berbagi.. Tapi jujur, inilah yang membuat saya merasa agak bingung..

Saya paham betul bahwa mahasiswa-mahasiswa disini merupakan orang-orang yang luarbiasa. Mereka memiliki keunikan dan keunggulan yang sangat menonjol, khas, dan berbeda-beda. Semua memiliki ciri masing-masing. Meski demikian, dari berbagai kelas dosen, asistensi, maupun diskusi terbuka pada umumnya, saya mendapati satu kesamaan. Semua mahasiswa disini pintar dan cerdas. Daya tangkap dan tingkat kekritisan dalam berpikir mereka tinggi… Sehingga, pertanyaan yang akhir-akhir ini muncul adalah ‘kenapa yang mereka meminta adalah saya?’

Di FE UI, kalau saya ibaratkan, disini ibarat taman langit. Karena para peraih medali OSN (Olimpiade Sains Nasional) bertaburan disini. Tiap angkatan hampir selalu dihuni banyak peraih medali. Teman-teman saya yang memenangkan lomba-lomba tingkat nasional maupun internasional, peserta konferensi di luar negeri, dan peraih prestasi lainnya juga banyak sekali. Sampai kadang saya berfikir ‘duh, SMA dulu terlalu banyak nganggur kali ya?’

Dulu ketika SMA, saya memang sudah sering belajar bersama. Bahkan, ada gerakan dari teman-teman sekelas saya bernama Gejaber (Gerakan Jambreds -nama kelas saya Belajar Bareng). Dulu, saya bertanggung jawab atas pemahaman pelajaran ekonomi untuk teman-teman sekelas. Kami dahulu telah terspesialisasi karena setiap anak punya kecenderungan masing-masing..

Tapi ini FE, fakultas ekonomi. Tentu semua anak yang belajar disini -seharusnya mencintai ekonomi. Dan sebagaimana yang telah saya sebutkan tadi, banyak anak-anak yang jauh pengetahuannya di atas saya..

Saya merasa sungkan (tidak enak), karena saya tahu ada bahkan banyak orang yang lebih kompeten daripada saya. Saya tidak ingin melangkahi mereka. Karena saya juga banyak mengerti setelah diajari mereka. Saya merasa itu hak mereka mengajarkan pada teman-teman yang belum paham. Saya merasa pengetahuan saya masih terlalu dangkal jika dibanding mereka..

Ya, saya merasa banyak yang lebih pantas dan mampu daripada saya. Pengetahuan saya juga belumlah luas. Pemahaman saya masih belum matang. Menurut saya, yang paling berilmu lah yang paling berhak berbicara. Bukan berarti kita tidak boleh berbicara, tapi izinkanlah orang yang paling fasih memberikan penjelasannya terlebih dahulu. Baru kemudian kita menambahkan. Atau jika ia salah, saat itulah kita harus mengingatkannya..

Saya tidak menutup diri untuk berbagi. Tapi, harus saya akui bahwa saya memiliki banyak keterbatasan. Terutama pengetahuan. Saya jarang berani menerima banyak pertanyaan atau permintaan karena saya takut salah menjawab atau menjelaskan. Saya tidak ingin menjadi penunjuk arah yang mengarahkan tuannya bukan pada jembatan penyebrangan melainkan ke arah jurang.

Namun, meski begitu, saya tetap bersyukur bisa belajar bersama teman-teman. Beberapa kali saya diizinkan berbagi dan saya melihat adanya respon positif dari teman-teman. Saya senang bisa membantu kesulitan dan menjawab pertanyaan teman-teman. Saya merasa senang bisa menjadi solusi dari permasalahan yang teman-teman miliki. Meski pengetahuan saya tidak seluas pengetahuan teman-teman, pemahaman saya belum sematang anak FE lainnya, saya senang bisa berbagi pemikiran dengan mereka.

Silahkan teman-teman bertanya jika teman-teman berkenan. Dan tolong ajak saya untuk belajar bersama. Karena saya yakin setiap orang menangkap pelajaran dengan cara yang berbeda-beda. Setiap orang tidak bisa melihat tengkuk lehernya, karena itu ia butuh teman untuk membantunya. Mungkin anda paham bab ini, sedang saya tidak, pun sebaliknya.

Terima kasih banyak atas ajakannya selama ini. Saya minta maaf jika kurang berani dan bisa dalam berbagi. Dan terima kasih saya ucapkan sekali lagi pada semua teman-teman yang telah berkenan membagi ilmunya pada saya. Semoga ilmu Anda sekalian berguna bagi diri Anda dan menjadi eksternalitas positif bagi lingkungan sekitar (hehe, besok Pengantar Ekonomi 1 guys. Eksternalitas !)

Semoga sukses teman-teman UASnya. S.E.mangaat !!

FEUI 2013! Berikan Yang Terbaik !!

#GreyArea #GreyPride

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s